Bupati Nonjobkan Arif Sambudi, Hilman Gantikan Polres Tanjabbar Gelar Vaksinasi Massal Di Jajaran Polsek Muklis : Saya Sudah Rasakan Posisi Paling Bawah dan Buat Kopi Untuk Atasan Cabup Muklis Konsolidasi di Sejumlah Posko Relawan Masalah Sosial Dan Ekonomi Jadi Sasaran Utama Diselesaikan

Home / Pemerintahan

Jumat, 19 Maret 2021 - 16:49 WIB

Soal Polemik Insentif Tenaga Medis, BPJS Kesehatan Sebut Sudah Bayar Sampai November 2020

Charles : Kalau Untuk Desember 2020, Rabu Kita Bayarkan karena pihak Rumah sakit baru mengklaim dibulan Maret 2021 ini.

KUALATUNGKAL- Terkait mogok kerja dokter spesialis yang bekerja di RSUD Daud Arif Kualatungkal, dikarena jasa insentif yang bersumber dari BPJS tak kunjung dibayarkan oleh pihak RSUD Daud Arif Kualatungkal.

Atas hal tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Tanjabbar, Charles Mohammed Mohan mengatakan,  pihak nya sudah melakukan pembayaran sampai dengan bulan november 2020 ke pihak Rumah Sakit.

BACA JUGA  Pelantikan Hasil Job Fit Terhambat Ada nya Pengaduan Ke KASN

” Ini diluruskan dikit, ini bukan insentif BPJS, yang nama ny insentif itu kan dari pemda, bisa disebut ini jasa medis lah, ” Ujarnya via ponsel.(19/03)

Rumah Sakit itu kan sudah BLUD jadi pasien BPJS yang dirawat jalan, rawat inap maupun pasien umum BPJS akan membayarkan kerumah sakit sesuai dengan pengajian klaim dari pihak Rumah sakit.

” Kita rutin membayarkan tiap bulan hanya saja pengajuan klaim dari rumah sakit itu lambat, yang untuk bulan desember 2020 saja baru diklaim maret ini, jadi yang untuk Desember Rabu depan akan kita bayarkan, ” Ungkapnya

BACA JUGA  Tak Pecat Arif Sambudi, Benarkah Bupati Safrial Ditegur Mendagri?

Terkait belum dibayarkan jasa medis tersebut oleh Pihak RSUD, Charles Enggan untuk berkomentar itu urusan internal rumah sakit.

” Kita ini kan ada aturan jika diajukan klaim tgl 1 dan tgl 5 dinyatakan lengkap maka BPJS wajib membayarkan klaim tersebut setelah 14 hari kalau tidak kita kena denda 1 persen dari ajuan klaim tersebut, ” tukasnya.(red)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Ini Pejabat Eselon II Yang Dilantik, Dedi Hadi : Kita Akan Kawal !!

Pemerintahan

Demisioner Ketum HMI Ini, Kecam Pembelian Mobnas Baru Pimpinan DPRD Tanjabbar

Parlemen

Dugaan Persiapan ” Suap ” 38 M Berbentuk Proyek Pokir, Ketua LSM PETISI : Sudah Salah Kaprah !!

Pemerintahan

Akhirnya, Air Bersih Teluk Pengkah Mengalir Ke Kualatungkal

Pemerintahan

Berdarah Darah, Saprun Cs Alirkan Air Dari Teluk Pengkah Ke Reservoar Panting.

Pemerintahan

Asistensi BPKP Nilai RPJMD ” Berkah ” Tak Berkualitas !!

Pemerintahan

Bahren Nurdin : Air Bersih Tak Mengalir, Bupati Safrial Harus Buka Dialog Dengan Masyarakat..!!

Pemerintahan

Tanjabbar Akan Sampaikan Laporan Keuangan 2018 Dimasa Injury Time.