Bupati Nonjobkan Arif Sambudi, Hilman Gantikan Polres Tanjabbar Gelar Vaksinasi Massal Di Jajaran Polsek Muklis : Saya Sudah Rasakan Posisi Paling Bawah dan Buat Kopi Untuk Atasan Cabup Muklis Konsolidasi di Sejumlah Posko Relawan Masalah Sosial Dan Ekonomi Jadi Sasaran Utama Diselesaikan

Home / Pemerintahan

Senin, 4 Juli 2022 - 11:25 WIB

Sering Buat Kebijakan Blunder, Kredibilitas Bupati Dipertanyakan ?

KUALATUNGKAL- Lagi, kesalahan dalam bertindak. Pemkab Tanjabbar harus merasakan pahitnya kalah di meja hijau. Hal, ini pun menjadi perhatian Ketua umum HMI, Muhammad Luqman.

Didalam keterangannya, Luqman menyebut bahwa hari ini masyarakat Tanjabbar kembali diperlihatkan dengan kejadian pahit yang di alami oleh Pemkab. Bagaimana tidak, dengan diterimanya sebagian gugatan mantan Direktur PT. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Tanggo Rajo Perseroda, Shinta Dewi Agustin dalam putusan Pengadilan Negeri Kuala Tungkal, Kamis (30/6/22) sehingga kredibilitas Bupati iti dipertanyakan serta menandakan tidak adanya penasehat Bupati yang betul-betul berkompeten.

” Kalah dalam gugatan oleh mantan Direktur BPR saya rasa adalah aib untuk pemkab, dan hal ini kita saksikan tidak hanya satu kali terjadi, Bupati blunder dalam mengambil keputusan. Nah, yang jadi pertanyaan disini, kemana pejabat yang bisa memberikan masukan sehingga Bupati tidak selalu blunder dalam mengambil suatu kebijakan.

BACA JUGA  Gaji ASN Molor, Seklur Warning Sekda

Selain itu juga, didalam keterangannya Luqman memberikan masukan Agar Bupati Anwar Sadat, segera berbenah dan mengevaluasi pejabat disekitarnya. Atau bahkan menjauhi orang-orang yang selalu memberikannya masukan-masukan yang justru berujung pada buruknya citra Bupati yang susah payah dijaga agar tidak menimbulkan spekulasi buruk dimasyarakat.

” Takutnya para pejabat yang ada disekitar bupati “ABS” semua. Atau sengaja mau menjerumuskan bupati, ” terangnya

BACA JUGA  Hak Angket Sumur Migas Tak Kunjung Terlaksana, Diduga Mesin Lobbi Ke Partai Berjalan

Untuk diketahui, sebelumnya Bupati juga pernah melakukan kesalahan didalam mengeluarkan keputusan yang berujung pada terbitnya surat rekomendasi dari KASN terkait perombakan pejabat struktural dijajaran Pemkab Tanjab Barat. Kemudian, Usulan Pemkab terkait tarif PDAM yang juga membuat masyarakat menjerit.

Terakhir, Luqman berharap setelah kejadian ini. Bupati lebih tegas dalam menerima masukan oleh orang sekitarnya sehingga visi Tanjab Barat BERKAH itu benar realisasinya dan tidak kembali mengeluarkan kebijakan yang melawan Hukum.

“Kita semua sayang dengan Bupati, marwahnya harus dijaga,” pungkasnya (red)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Jabatan Sekda Tanjabbar di Ujung Tanduk

Pemerintahan

Beras di Senyerang ” tak Laku”, Gerbang Tani Tanjabbar Pinta Pemkab Carikan Solusi

Pemerintahan

Asistensi BPKP Nilai RPJMD ” Berkah ” Tak Berkualitas !!

Pemerintahan

Jabat Adc Bupati, Honorer Ini Jadi Pengurus Partai Politik.

Pemerintahan

H.Muklis : Masyarakat Desa Harus Menjadi Bagian Kemajuan Teknologi Di Era Industri 4.0

Pemerintahan

Canangkan WBK Dan WBBM Untuk Cegah Korupsi Di Birokrasi

Pemerintahan

POLEMIK JEMBATAN PELABUHAN DAGANG MENUJU DESA BRASAU, SALAH SIAPA?

Pemerintahan

Hirarki Birokrasi Pemkab Tanjabbar “ Nyeleneh” !!