Bupati Nonjobkan Arif Sambudi, Hilman Gantikan Polres Tanjabbar Gelar Vaksinasi Massal Di Jajaran Polsek Muklis : Saya Sudah Rasakan Posisi Paling Bawah dan Buat Kopi Untuk Atasan Cabup Muklis Konsolidasi di Sejumlah Posko Relawan Masalah Sosial Dan Ekonomi Jadi Sasaran Utama Diselesaikan

Home / Pemerintahan

Selasa, 26 Februari 2019 - 12:35 WIB

Safrial Pastikan Air Mengalir Akhir 2018, Bentuk Kebohongan Belaka.

KUALATUNGKALjAmbivalen.com- Program Air bersih yang dilaksanakan oleh Bupati Tanjabbar Dr H Safrial Ms kembali menemui titik kegagalan dengan apa yang sudah dipastikannya, bahkan Bupati tanjabbar berani sesumbar disaat meninjau revitalisasi jaringan air bersih pada tanggal 27 desember 2017 silam, Bupati memastikan air bersih akan mengalir ke Kualatungkal pada akhir tahun 2018, yang katanya itu suatu hal yang mustahil bagi sebagian masyarakat kualatungkal.

Namun kemustahilan itu benar benar terjadi , karena air bersih sampai saat ini yang sudah memasuki akhir bulan februari 2019, air bersih yang dipastikan mengalir diakhir 2018 tersebut belum ada tanda tanda akan mengalir.

Pasalnya tidak sedikit sudah anggaran APBD kabupaten tanjabbar terserap sejak Bupati Safrial menjabat pada periode pertama tahun 2006-2011, pada masa itu sudah digelontorkan anggaran untuk proyek multiyears sekitar Rp 300 miliar. Sesuai dengan perda multiyears, pekerjaan tersebut harus selesai sampai dengan akhir 2010. Namun pada kenyataannya pekerjaan tersebut tidak selesai sesuai dengan amanah perda. Hingga akhirnya Bupati Safrial memimpin kabupaten tanjabbar periode 2 tahun 2016-2021 kembali mengelontorkan anggaran APBD untuk program air bersih untuk melanjutkan yang tidak selesai di periode pertama nya sesuai dengan amanah perda multiyears.

BACA JUGA  RPJMD Dinilai Tak Berpihak Ke Desa

Ditahun 2017 digelontorkan anggaran sekitar
Rp 34 miliar untuk proyek rehabilitasi air bersih di teluk pengkah, kecamatan tebing tinggi, pada tahun 2018 kembali dianggarakan sekitar Rp 90 miliar untuk 3 item yakni penambahan jaringan transmisi dan distribusi kualatungkal-roro sebesar Rp 9,5 miliar, peningkatan kapasitas IPA dan Intake tebing tinggi sebesar Rp 36,6 miliar, dan peningkatan akses jaringan pipa air bersih senilai Rp 46,5 miliar.

Sementara itu Kabid Cipta Karya Dinas PUPR, Syafrun ST mengakui bahwa sampai saat ini air bersih belum mengalir dikarenakan adanya kendala teknis yang dihadapi dilapangan.

” Kalau mengacu pada kegiatan 2018 pekerjaan sudah selesai, hanya saja disaat ingin di koneksikan denga pipa yang lama ada kebocoran pada pekerjaan pipa yang lama, dan itu mesti dilakukan perbaikan lagi, ”  Ujar Syafrun.

Kebocoran pipa lama di lokasi menuju boster senyerang kurang lebih 2 kilo meter lagi, itu mengalami kebocoran setelah digali untuk menganti pipa yang bocor tersebut mengalami patah.

BACA JUGA  Tanda Tangan Kesepakatan Pembagian Sumur Migas, Ketua DPRD : Itu Tanpa Koordinasi Dengan DPRD

” Itu pipa lama itu garansi nya 50 tahun, kalau sengaja pakai parang pipa itu tak akan bocor, ini mungkin pakai alat berat mengali tanah sehingga mengalami kebocoran, ” Ungkapnya.

Untuk saat ini pengantian pipa menuju boster senyerang sudah diganti dan sudah selesai, namun ada masalah pada pipa lama terjadi kebakaran pipa yang mengarah keteluk nilau. ” Itu mesti diganti lagi dan akan memakan waktu lagi, mudah mudahan hanya itu saja lagi, kalau dilihat sudah tidak ada lg, itu tersisa perbaikan 2017 kemarin, tahun 2017 didepan yg terbakar itu pernah kami ganti 3000 m, ” bebernya

kata Syafrun untuk saat ini hanya tinggal menyelesaikan perbaikan pipa dan menunggu jaringan listrik dari PLN maka air akan segera mengalir.

” Semoga saja semua ini dalam waktu dekat ini sudah selesai dan air bisa mengalir ke kuala tungkal, ” tukasnya. (jA01)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Dugaan Pungli Sertifikat Prona, Camat Dan Lurah Beda Pendapat

Pemerintahan

Pansus Minta Pemkab Segera Perbaiki RPJMD

Pemerintahan

Beredar Pesan Berantai Ancaman Potong TPP Dan Honor Yang Tak Vaksin

Pemerintahan

Disingkirkan nya Hilman ST Dari Kabid BM PU, Mungkinkah Ada “COD” Oknum Luar Birokrasi ?

Pemerintahan

Di Muscab Gapensi, Bupati Disindir !

Pemerintahan

Dinilai Lakukan Pelanggaran, KASN Minta Bupati Tanjabbar Kembalikan Pejabat Nonjob

Pemerintahan

Oknum Manajemen Kebun Unit Tungkal Ulu Bermasalah, Kades Dusun Mudo Datangi Manajemen PT CKT.

Pemerintahan

Kualitas Salah Satu Pansel Assesment JPT Disoal !!