Bupati Nonjobkan Arif Sambudi, Hilman Gantikan Polres Tanjabbar Gelar Vaksinasi Massal Di Jajaran Polsek Muklis : Saya Sudah Rasakan Posisi Paling Bawah dan Buat Kopi Untuk Atasan Cabup Muklis Konsolidasi di Sejumlah Posko Relawan Masalah Sosial Dan Ekonomi Jadi Sasaran Utama Diselesaikan

Home / Advertorial

Jumat, 7 Oktober 2022 - 17:28 WIB

Produk Makanan dan Minuman Banyak Belum Terdaftar, Dinkes Sosialisasikan KIE

KUALATUNGKAL- Dinas Kesehatan Tanjabbar melalui Seksi Ke Farmasian  telah melaksanakan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Keamanan Pangan.  Adapaun ini salah satu prasyarat dasar pangan, adalah keamanan pangan, sesuai dengan UU No. 18/2012.

Keamanan pangan adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia, dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan, dan membahayakan Kesehatan manusia serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat sehingga aman untuk dikonsumsi.

Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Keamanan Pangan bertujuan untuk mengedukasi dan meningkatkan pengetahuan masyarakat agar menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih pangan yang aman serta kemasan yang aman untuk pangan. sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang terkait dengan pangan dan bahan berbahaya.

BACA JUGA  Heri Dan Dedek Sabet Juara Turnamen Biliard POBSI Cup 2021

Kegiatan KIE Keamanan Pangan dilaksanakan selama 1 hari di Grand Arryad -Kuala Tungkal pada tanggal 05 Oktober 2022 dengan peserta 200 orang dari TP- PKK Kabupaten, Dharma Wanita, Iwapi, Parmuka Bakti Husada, Organisasi Profesi, dan Tokoh Masyarakat

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjabbar, Zaharuddin  yang diwakili oleh kepala Bidang Kesmas menyebutkan bahwa saat ini banyak produk makanan dan minuman yang beredar di pasaran belum terdaftar (tidak memiliki surat edar) baik yang diiklankan di media cetak, elektronik maupun sosial media. Sehingga membuat masyarakat mudah terpengaruh untuk mengkonsumsi tanpa mengetahui dampak yang di timbulkan. Makanan merupakan kebutuhan yang sangat erat dengan kehidupan manusia tidak hanya sekedar memenuhi kebutuhan dasar, sejatinya makanan juga menjadi penentu kualitas kehidupan manusia.

BACA JUGA  Residen Permai Beri Keringanan DP Untuk 10 Pemesan Pertama

” Beberapa masalah (penyakit) berawal dari pencernaan, makanan minuman yang kita konsumsi. Makanan dan minuman yang dikonsumsi tentunya perlu dikelola dengan baik dan benar agar tidak menimbulkan gangguan kesehatan/penyakit akibat dari makanan atau yang dikenal dengan istilah foodborne disease, ” Ujarnya

Dia menambahkan terkait hal tersebut diperlukan suatu program yang konsisten dan berkesinambungan sehingga pangan yang aman, bermutu, dan bergizi menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia. (Adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bimtek Petugas Pengelolaan Obat Dan Pelaporan Kefarmasian di Sarana Kefarmasian Tahun 2022

Advertorial

Kejurprov Percasi, Perolehan Medali Tanjabbar Buntuti Kota Jambi

Advertorial

M. Yusuf Pengusaha Bungo Kelahiran Tungkal Sumbang APD

Advertorial

Harrifar Syafar, Ajudan Prabowo Ini Guncang Tanjabbar

Advertorial

Pengayuh Becak ” Jerit ” Soal Pendapatan, Ini Langkah Pemkab

Advertorial

Dapat Restu DPW, Zaki Siap Tantang Anwar Sadat Di 2024

Advertorial

Paguyuban Sinar Mas Jambi Salurkan Minyak Goreng Murah Dan Wakafkan 1000 Alqur’an

Advertorial

Kandidat Potensial, Safrial Siap Rebut Jambi 1