Bupati Nonjobkan Arif Sambudi, Hilman Gantikan Polres Tanjabbar Gelar Vaksinasi Massal Di Jajaran Polsek Muklis : Saya Sudah Rasakan Posisi Paling Bawah dan Buat Kopi Untuk Atasan Cabup Muklis Konsolidasi di Sejumlah Posko Relawan Masalah Sosial Dan Ekonomi Jadi Sasaran Utama Diselesaikan

Home / Pemerintahan

Kamis, 24 Januari 2019 - 10:15 WIB

POLEMIK JEMBATAN PELABUHAN DAGANG MENUJU DESA BRASAU, SALAH SIAPA?

Kuala Tungkal – Jambivalen.com. Hasil akhir Pembangunan jembatan pelabuhan dagang menuju desa brasau yang dilaksanakan oleh PT. Dasal Jaya Bersama menjadi polemik  dikalangan masyarakat sebab dinilai tidak sesuai dengan spesifikasi jembatan pada umumnya.

Kegiatan Bidang Bina Marga PUPR yang dilaksanakan selama 150 hari kalender dengan  pagu 4,8 M dan dikontrakkan senilai Rp.4.713.760.000,00 ini seharusnya memiliki 32 titik pemancangan tiang pancang baja dengan tebal 10 mm, diameter 400 mm dengan panjang 20 M.

BACA JUGA  PUP APBD 2022 Wajib Berikan Dukungan Anggaran Rangka Pencegahan Korupsi.

Tidak dipersyaratkannya peralatan untuk mendukung kegiatan pemancangan di dokumen lelang pada pekerjaan tersebut tentu berpengaruh pada pelaksanaan pekerjaan dilapangan, bilapun terdapat analisa alat pemancangan sudah diluar ketentuan lelang sehingga spesifikasi teknis pekerjaan terabaikan dengan kesalahan dalam menentukan peralatan pendukung dalam lelang pekerjaan tersebut.

BACA JUGA  Janggal, Perbaikan Jaringan Pipa Lama Gunakan Dana " Misterius" !!

Kejanggalan pelaksanaan Pembangunan jembatan pelabuhan dagang menuju desa brasau bermuara polemik terjadi sebelum kegiatan tersebut dilaksanakan mengingat tidak dipersyaratkannya peralatan pemancangan menjadi pertanyaan penggunaan alat tersebut beserta analisa alat dalam dokumen penawaran kegiatan tersebut. “Begitulah kira – kira, lalu salah siapa?” cetus ketua LSM LPA2DP, Mukhtar. AB. ( J-Ambivalen)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Angka Kemiskinan Naik 100 Persen, Fraksi PKB DPRD Tanjabbar Sebut RPJMD Bupati Terancam Gagal !!

Pemerintahan

Asistensi BPKP Nilai RPJMD ” Berkah ” Tak Berkualitas !!

Pemerintahan

Ahli Waris Sebut Ada Keterlibatan Mafia Tanah Pembelian Perluasan Kantor Bupati

Pemerintahan

Ketua DPRD Tanjabbar Suport Forum Honorer Dan Akan Perjuangkan Nasib Honorer.

Pemerintahan

Ketua DPRD : Perusahaan Yang Tidak Peduli Daerah Sebaiknya Ditutup Saja.

Pemerintahan

Kabut Asap Makin Pekat, HMI Tanjabbar Sindir Pemkab Dengan Bagi-Bagi Masker

Pemerintahan

Cici Halimah Sentil Pejabat Eselon 2 Mangkir Di Pengesahan APBD 2020

Pemerintahan

Gubernur Ajak Wabup Semobil Kunker Ke Desa Kemang Manis