Bupati Nonjobkan Arif Sambudi, Hilman Gantikan Polres Tanjabbar Gelar Vaksinasi Massal Di Jajaran Polsek Muklis : Saya Sudah Rasakan Posisi Paling Bawah dan Buat Kopi Untuk Atasan Cabup Muklis Konsolidasi di Sejumlah Posko Relawan Masalah Sosial Dan Ekonomi Jadi Sasaran Utama Diselesaikan

Home / Parlemen

Jumat, 22 Oktober 2021 - 15:36 WIB

Merebak nya Isu Jual Beli Jabatan, DPRD Buka Pengaduan

Ketua DPRD Tanjabbar, Abdullah SE

Ketua DPRD Tanjabbar, Abdullah SE

KUALATUNGKAL- Ramainya isu jual beli jabatan eselon IV hingga eselon II dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar ) mengundang tandatanya sejumlah pihak.

Bahkan, tanggapan beragam dari sejumlah pihakpun muncul. Salah satunya dari Ketua DPRD Tanjabbar H.Abdullah,SE.

Politisi berlambang kepala banteng ini juga mengaku pihaknya mengaku prihatin dengan adanya ramainya isu jual beli jabatan dilingkungan Pemkab Tanjabbar ini.

” Kita merasa prihatin, kok sampai isu itu ada dan berkembang,” ungkapnya saat disambangi diruang kerjanya di Kantor DPRD Tanjabbar kemarin.

BACA JUGA  Perebutan Kursi Ketua DPRD Tanjabbar Memanas, PAC Se Tanjabbar Dukung Cici Halimah.

Dikatakannya, jika Bupati Tanjabbar Anwar Sadat juga telah mengirimkan surat ke Ketua DPRD Tanjabbar tertanggal 19 Oktober perihal klarifikasi tidak adanya jual beli jabatan dilingkungan Pemkab Tanjabbar ini.

” Bupati ada kirim surat tanggal 19 Oktober kemarin, yang intinya klarifikasi tidak ada jual beli jabatan dilingkungan Pemkab Tanjabbar,” tuturnya

Ia mengaku perombakan jabatan tiap Bupati dan wakil Bupati baru sah sah saja, namun ia berharap jangan adanya gonjang-ganjing jual beli jabatan seperti saat ini.

BACA JUGA  Bupati Dinilai Sepihak, Fraksi-Fraksi DPRD Tanjabbar Wacanakan Hak Angket

” Perombakan tiap jabatan sah-sah saja bagi bupati baru, yang jelas untuk membantu kinerja bupati dan mencapai target visi-misinya. Namun jangan sampai timbul isu-isu demikian,”ujarnya.

Ketua DPRD mengaku untuk mengantisipasi adanya korban dari pihak yang tak bertanggungjawab, pihaknya membuka pengaduan bagi korban.

” Sejauh ini belum ada korban,kita buka pengaduan jika ada korban jual beli jabatan silahkan melapor ke kami,” ujarnya.(*/red)

Share :

Baca Juga

Parlemen

Muklis Kembali Kegelanggang Politik, Maju Pileg DPRD Provinsi Jambi

Parlemen

Sengketa Tapal Batas Tanjabbar- Tanjabtim Masih Misteri

Parlemen

Diduga Proyek Oknum Pimpinan DPRD Bergentayangan, Kok Gitu ??

Parlemen

Dugaan Persiapan ” Suap ” 38 M Berbentuk Proyek Pokir, Ketua LSM PETISI : Sudah Salah Kaprah !!

Parlemen

Terkait Perkembangan Konflik Migas, DPRD Tanjabbar Terkesan ” Nyaman”

Parlemen

Penyelesaian Tapal Batas Tak Jelas, Dewan Minta Kemendagri Beri Kepastian

Parlemen

Dampak ” Kluyuran ” Puluhan Kegiatan Perubahan APBD 2021 Tak Masuk RKPD

Parlemen

Polemik Hutang Ke Pihak Ketiga, Waka DPRD : PUPR Jangan Lepas Tangan, Selesaikan Itu !!