Bupati Nonjobkan Arif Sambudi, Hilman Gantikan Polres Tanjabbar Gelar Vaksinasi Massal Di Jajaran Polsek Muklis : Saya Sudah Rasakan Posisi Paling Bawah dan Buat Kopi Untuk Atasan Cabup Muklis Konsolidasi di Sejumlah Posko Relawan Masalah Sosial Dan Ekonomi Jadi Sasaran Utama Diselesaikan

Home / Covid 19

Sabtu, 26 Februari 2022 - 21:00 WIB

Kemendagri Sebut Kegiatan Pesta Rakyat Tidak Sesuai Dengan Inmendagri Tentang PPKM

Dirjen Bina Administrasi Wilayah Kemendagri, Safrizal ZA

Dirjen Bina Administrasi Wilayah Kemendagri, Safrizal ZA

KUALATUNGKAL–  Langkah pemkab tanjabbar melakukan kegiatan pesta rakyat di pada acara refleksi 1 tahun kepemimpinan Bupati Anwar Sadat dan Wakil Bupati Hairan. Dampak nya kerumunan masyarakat tak terelakan lagi dengan ada nya jajanan gratis yang disediakan pemkab tanjabbar di sepanjang jalan depan rumah dinas Bupati Tanjabbar.

Atas hal tersebut Dirjen Bina Administrasi Wilayah Kemendagri, Safrizal ZA angkat bicara, menurut Dirjen seharus nya pemkab harus tetap disiplin dan konsisten dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat meskipun secara perkembangan kasus Covid 19 belum ada peningkatan yang berarti.

Safrizal menanbahkan, Saat ini berdasarkan Inmendagri nomor 11 tahun 2022 tentang PPKM luar jawa dan bali yang berlaku pada tanggal 15-28 februari 2022, kabupaten tanjabbar dikategorikan level 1, berdasarkan pengaturan level 1 pelaksanaan kegiatan seni, budaya dan sosial kemasyarakatan yang dapat menimbulkan keramaian di izinkan dibuka dengan mengunakan aplikasi peduli lindungi atau penerapan prokes secara ketat, menjaga jarak dan menyediakan tempat mencuci tangan.

BACA JUGA  Habiskan Rp 2,3 M, Ini Penjelasan Dirut RSUD Daud Arif Kualatungkal.

Berdasarkan update assesmen situasi dari kementerian kesehatan (26/02/2022) diketahui bahwa kabupaten tanjabbar telah masuk ketegori level 3 dengan kasus konfirmasi level 3 sedangkan indikator rawat inap RS dan tingkat kematian level 1

” Untuk indikator terkait kapasitas respon kapasitas testing dan tracing masuk kategori terbatas, sedangkan kapasitas treatmen masih memadai tapi harus tetap diwaspadai dengan persentase BOR sebanyak 36,78 %, ” Ungkap Dirjen Bina Administrasi Wilayah Kemendagri ini.

BACA JUGA  Puluhan Tenaga Kerja Dirumahkan, Yogie : Pemkab Jangan Tutup Mata !

Selain itu Dia juga mengingatkan meskipun persentase BOR masih cukup memadai, namun pemkab tanjabbar harus terus waspada terkait lonjakan kasus, terutama mengurangi kegiatan yang menimbulkan kerumunan serta mengoptimalkan testing dan tracing.

” Untuk penambahan kasus terkonfirmasi COVID 19 ditanjabbar  per 26 ferbruari 2022 telah terjadi peningkatan kasus 57,54 per 100 ribu penduduk, naik dari 26,13 per 100 ribu penduduk pada minggu lalu, ” tukasnya.(red)

Share :

Baca Juga

Covid 19

DPD Demokrat Tanjabbar Dan Fraksi Demokrat Serahkan Bantuan Ke Tim Medis RSUD Daud Arif.

Covid 19

Penundaan BLT Dana Desa Oleh Pemkab Tanjabbar, Alamsyah : Takut Tidak Tepat Sasaran Atau Sasaran Tepat Kepentingan Pilkada ?

Covid 19

UPTD Puskesmas Parit Deli Mulai Teriak Kekurangan APD dan Bahan Kesehatan.

Covid 19

Dikasih Makan Tak Wajar, Pasien Positif Covid 19 Juga Pertanyakan Hasil Uji Swab

Covid 19

Kapolda Jambi Salurkan Bansos Beras 6 Ton Untuk Warga Tanjabbar

Covid 19

Luar Jawa Dan Bali Kini Mulai Menghijau Di Perpanjangan PPKM

Covid 19

Muklis : Tak Dibenarkan Ada Titipan Nama Penerima BLT Dana Desa Diluar Musyawarah Khusus Desa

Covid 19

Direktur Kemendes Berang, Pemkab Tanjabbar Tunda Penyaluran BLT Dana Desa