Bupati Nonjobkan Arif Sambudi, Hilman Gantikan Polres Tanjabbar Gelar Vaksinasi Massal Di Jajaran Polsek Muklis : Saya Sudah Rasakan Posisi Paling Bawah dan Buat Kopi Untuk Atasan Cabup Muklis Konsolidasi di Sejumlah Posko Relawan Masalah Sosial Dan Ekonomi Jadi Sasaran Utama Diselesaikan

Home / Pemerintahan

Rabu, 27 Maret 2024 - 12:59 WIB

Jelang Hari Raya Idulfitri 1445 H/2024, Dinkes Bersama Tim Gabungan Lakukan Insentifikasi Pengawasan Pangan

KUALATUNGKAL- Dalam rangka melindungi masyarakat dari kemungkinan beredarnya pangan olahan serta parcel yang tidak sesuai dengan ketentuan, antara lain pangan kadaluwarsa atau tidak memenuhi syarat keamanan, mutu serta label, kemasan rusak, penyok, kaleng berkarat. Maka tim Pengawasan Obat dan Makanan Kabupaten Tanjung Jabung Barat melakukan pengawasan ke beberapa sarana distribusi pangan yang ada di wilayah kec. Tungkal Ilir.

Kepala Dinas Kesehatan Tanjabbar, Zaharudin melalui Sub Koordinator ke farmasian,Puji Lestari menghimbau kepada Distributor pangan untuk dapat melakukan hal sebagai berikut :
Tidak Memperjual belikan Produk Pangan yang tidak Terdaftar atau Tidak Ada Ijin Edar (TIE) dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota (P-IRT) atau Badan POM RI (MD atau ML).

Pangan yang Sudah Kadaluwarsa
Pangan yang Tidak Memenuhi Persyaratan Label
Pangan yang sudah rusak kemasannya seperti : Berkarat, Kaleng Penyok, Gembung dll
Tidak memenuhi persyaratan mutu dan keamanan pangan

BACA JUGA  Bawa Nama Baperjakat, Inspektorat Jangan Seperti " Superhero "

Tidak Menjual Bahan Tambahan Pangan (Pewarna, Pemanis, dan Essence) yang Tidak Terdaftar padan Badan POM RI (MD atau ML)

“ Tidak menjual produk pangan yang dikemas ulang dan atau diproduksi ulang dengan bahan baku berasal dari produk pangan registrasi MD/ML, “ Jelasnya.

Dia menambahkan, Dalam Parsel Dilarang Memasuk kan Pangan yang tidak terdaftar atau Tidak ada Ijin Edar (TIE) dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota (P-IRT) atau Badan POM RI (MD atau ML).
Pangan yang kemasannya rusak, penyok atau sudah Kadaluwarsa,
Pangan yang Tidak Memenuhi Persyaratan Label,
Minuman beralkohol (Minuman keras)
Pangan yang mengandung bahan – bahan dari Babi.

BACA JUGA  Hadir Sebagai Tamu Kehormatan Raker Ditjen PPMD Kemendes, Muklis : Titik Tekan Pembangunan Nasional Berada di Desa

“ Pada Kemasan Parsel yang Berisi Pangan Harus membuat Daftar List yang berisi Nomor Registrasi MD/ML atau P-IRT, Kode Produksi dan Tanggal Kadaluwarsa, “ Ungkapnya.

Dari 14 (empat belas) sarana distribusi pangan yang dilakukan pengawasan terdapat 67 item produk yang tidak memenuhi syarat keamanan antara lain kemasan rusak, penyok, berkarat dan kadaluwarsa dilakukan pengamanan terhadap produk yang tidak memenuhi syarat dan pemilik toko menandatangani berita acara untuk tidak menjual lagi produk yang tidak memenuhi syarat tersebut. Jika produk yang telah diamankan dijual kembali, maka sarana dapat dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

“ Dari pengawasan yang dilakukan diharapkan para pemilik sarana distribusi pangan lebih aware terhadap keamanan mutu produk yang dipasarkan untuk melindungi konsumen. (**)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Air Bersih Tak Kunjung Tuntas, Bupati Safrial Sebaiknya Mundur..!

Pemerintahan

Terkait Karhutla Ini Solusi Kedepan Muklis

Pemerintahan

Part 2, Polemik CPNS 289 Tahun 2010 Tanjabbar Di Demo Dikejati Jambi

Pemerintahan

Soal Polemik CPNS Lewat Usia, Mantan Bupati UE Sebut BKD, BKN Dan Menpan Tidak Teliti

Pemerintahan

Dugaan Maladministrasi, Luka Lama CPNS 289 Kembali Terbuka.

Pemerintahan

Tak Anti Kritik, Safrial Beri Sinyal Evaluasi Pejabat

Pemerintahan

Baru Menjabat Sudah Diterpa Isu

Pemerintahan

Edi Sunardi : Sudah Sejak APBDp 2020 Diusulkan ke TAPD Soal Sisa Pembayaran Proyek Sheetpile