Bupati Nonjobkan Arif Sambudi, Hilman Gantikan Polres Tanjabbar Gelar Vaksinasi Massal Di Jajaran Polsek Muklis : Saya Sudah Rasakan Posisi Paling Bawah dan Buat Kopi Untuk Atasan Cabup Muklis Konsolidasi di Sejumlah Posko Relawan Masalah Sosial Dan Ekonomi Jadi Sasaran Utama Diselesaikan

Home / Pemerintahan

Rabu, 8 Januari 2020 - 16:33 WIB

Disinyalir “ Labrak” SE BKN, Cipto Melenggang Bebas Jabat Plt Kadis Perkim

KUALATUNGKAL– Jabatan peltu itu sudah diatur dalam SE BKN No 2/SE/VII/ 2019 tentang kewenangan pelaksana harian dan pelaksana tugas dalam aspek kepegawaian. Dalam aturan No 3 poin 11 berbunyi pegawai negeri sipil yang ditunjuk sebagai pelaksana tugas melaksanakan tugas nya untuk paling lama 3 (tiga) bulan dan dapat diperpanjang paling lama 3 (tiga) bulan.

BACA JUGA  Daus Hengkang Dari Humas

Namun apa yang terjadi SE tersebut tetap tidak di indahkan oleh Pemkab Tanjabbar terbukti Cipto Hamonangan yang menjabat Peltu Kadis Perkim Sejak 28 Mei 2019 tetap adem adem saja memegang tampuk sebagai Plt Kadis perkim sampai saat ini.

Ketua Ombudsman Jambi, Jafar Ahmad mengakui bahwa dalam SE BKN tersebut memang ada multitafsir sehingga menimbulkan keraguan apakah diberlakukan sejak SE itu dikeluarkan atau dihitung sejak menjabat Plt ASN.

BACA JUGA  Beredar Nama T, M, B dan ZE Diduga Atur Proyek Di Penghujung Jabatan Safrial

“ Pemkab harus pelajari itu, namun jika ada masyarakat yang merasa dirugikan silakan buat laporan ke tertulis ke Ombudsman Jambi, “ singkatnya.(red)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Lagi, Pelantikan Sore Ini, Giliran Siapa Yang Nonjob ?

Pemerintahan

Terkait Sejarah Berdiri Nya Kabupaten, Politisi Golkar Ini Minta Pemkab Kaji Ulang

Pemerintahan

Akhirnya,NPHD Hibah Dana KONI Ditanda Tangani

Advertorial

Sebanyak 8 PJS Kades Di Kecamatan Pengabuan Lantik, Ini Nama Namanya

Pemerintahan

Hairan Akui Sudah Tak Sejalan Dengan Anwar Sadat !

Pemerintahan

Krisis Listrik Diwilayah Ulu Resahkan Masyarakat.

Pemerintahan

Di RAT KONI, Disparpora “ Menghilang “

Pemerintahan

Hak Angket Sumur Migas Tak Kunjung Terlaksana, Diduga Mesin Lobbi Ke Partai Berjalan