Bupati Nonjobkan Arif Sambudi, Hilman Gantikan Polres Tanjabbar Gelar Vaksinasi Massal Di Jajaran Polsek Muklis : Saya Sudah Rasakan Posisi Paling Bawah dan Buat Kopi Untuk Atasan Cabup Muklis Konsolidasi di Sejumlah Posko Relawan Masalah Sosial Dan Ekonomi Jadi Sasaran Utama Diselesaikan

Home / Pemerintahan

Jumat, 28 Agustus 2020 - 20:59 WIB

Direktur Sarpras Kemendes Ikut Bagikan BLT Dana Desa Tahap IV Door to door di Desa Bramitam Raya

KUALATUNGKAL- Program Dana Desa 2020 dalam suasana wabah Covid-19 ini kembali megelontorkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap empat. Pemberian BLT kali ini dilakukan secara langsung ke 81keluarga penerima manfaat ( KPM) di Kantor Desa Bram Itam Kanan, Kecamatan Bramitan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kamis(27/08).

Selain dibagikan secara langsung di Kantor Desa Bramitam Raya, ada beberapa KPM yang dibagikan secara door to door.

Ada pemandangan menarik pada pembagian BLT Dana Desa Tahap Empat di Desa Bram Itam Raya ini, sebab pada pembagian secara door to door tersebut langsung dilakukan Direktur Sarpras Dirjend PPMD Kementrian Desa PDTT RI, Drs.H.Muklis,MSi.

Direktur Sarpras Dirjend PPMD Kementrian Desa PDTT RI, Drs.H.Muklis,MSi saat ikut turun langsung kerumah – rumah keluarga penerima manfaat mengungkapkan jika BLT Dana Desa tersebut adalah bantuan bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid – 19, penerima BLT Dana Desa merupakan keluarga miskin yang baru kali ini mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Artinya kebijakan BLT Dana Desa ini sangat tepat sekali. Karena kenyataan di lapangan menujukkan bahwa mayoritas penerima BLT adalah masyarakat yang seharusnya mendapatkan Jaring Pengaman Sosial (JPS) tapi tidak terdata. Tetapi akhirnya terdata di BLT,” ujarnya usai membagikan BLT Dana Desa tahap IV di Desa Bramitam Raya.

Dikatakanya, ia menyaksikan sendiri jika selama ini BLT Dana Desa kurang tepat sasaran adalah salah, ternyata beberapa KPM yang ia kunjungi adalah keluarga yang layak mendapatkan bantuan dan belum mendapatkan bantuan lainnya.

BACA JUGA  Agus Sanusi Dan Yan Eri Berpeluang Besar Jabat Sekda Tanjabbar.

” Sebelumnya kan ada kabar katanya BLT Dana Ddsa tidak tepat sasaran, ternyata saat kita turun langsung tidak benar, tadi ada yang penyakit menahun, ada janda anak 2 dan hanya punya lahan sepetak rumah itulah dan ada juga yang jompo jadi ini bisa sample di Tanjabbar adalah sesuai, apalagi prosesnya kan ketat,” ujarnya.

Ia berharap kepada Keluarga Penerim Manfaat agar dapat menggunakan bantuan tersebut, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dalam menghadapi masa pandemik Covid-19 Apalagi, warga yang kehilangan mata pencarian karena terdampak wabah covid -19.

“Kepada masyarakat yang menerima bantuan BLT Dana Desa agar dapat di pergunakan kebutuhan sehari-hari, apa lagi pada saat ini musibah penyebaran Covid-19 masih ada, walaupun menuju new normal agar ekonomi stabil kembali,” pintanya.

Muklis juga menjelaskan jika BLT Dana Desa sendiri disalurkan melalui dua gelombang, yakni gelombang pertama diberikan pada Bulan April (tahap I), Mei (Tahap II), dan Juni (Tahap III) masing-masing Rp600 ribu per KPM per bulan dan Gelombang dua disalurkan Juli, Agustus dan September masing – masing Rp.300 ribu perbulan.

” Namun memang di Tanjabbar ada kendala di penyaluran pertama, sehingga tahap IV atau gelombang dua baru dimulai bulan Agustus yang seharusnya Juli,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bramitam Raya Syamsu Rahman mengucapkan terimakasih atas kehadiran Direktur Sarpras Kemendes PDTT yang turun langsung ikut membagikan BLT Dana Desa tahap empat di Desanya ini.

BACA JUGA  Tak Berair, Perumahan Pemda Gersang

” Terimakasih Pak Muklis Direktur Sarpras Kemendes yang dalam kesibukannya masih bisa meluangkan waktunya tuk ikut membagikab BLT Dana desa yang langsung ke rumah – rumah KPM, ini sangat istimewa bagi kami,” ujarnya kepada radardesa.co.

Dikatakannya, pembagian BLT tahap IV ini diberikan secara tunai sebesar Rp.300 ribu tanpa potongan per KK yang berhak mendapatkan bantuan ini.

“Dengan pembagian BLT Dana Desa yang diberikan dan disaksikan langsung Pak Muklis dari Kementrian Desa, tadi dikantor disaksikan oleh Camat, Ketua BPD dab Pemdamping Desa,” kata dia.

Untuk itu, selaku pemerintah desa meminta pada warga juga jangan sekali-sekali menggunakan dana bantuan ini selain dari untuk kebutuhan hidup seperti bahan pokok dan pangan dalam keluarga.

“Bukan buat beli hand phone dan sebagainya yang diluar dari tujuan bantuan ini,” cetusnya.

Ditambahkannya, pada masyarakat juga dihimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan, cuci tangan, jaga jarak dan menjaga kebersihan.

Selain itu, Syamsu mengatakan, pembangian BLT ini diberikan ke warga yang sudah di setujui untuk mendapatkan bantuan BLT selama pandemi covid 19.

“Alhmdulillah desa kita kembali membagikan BLT tahap IV. Harapan kita masyarakat dapat menggunakan dana bantuan ini sesuai dengan harapan dan tujuan dari bantuan BLT,” tandasnya.(*/red)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Mantan Napi Koruptor Promosi Jabatan di PUPR, KASN Akan Teliti

Pemerintahan

Genjot PBB, Bapenda Mulai Terapkan Pegawainya Sadar Bayar PBB

Pemerintahan

PT. Mandala Energy Ltd Lakukan Kebohongan Soal Produksi, Benarkah?

Pemerintahan

H.Muklis : Embung Untuk Tingkatkan Produksi Pertanian.

Pemerintahan

PUP APBD 2022 Wajib Berikan Dukungan Anggaran Rangka Pencegahan Korupsi.

Pemerintahan

Dugaan ” Catatan Dari Langit ” Matikan Perusahaan Klasifikasi Kecil.

Parlemen

Polemik Hutang Ke Pihak Ketiga, Waka DPRD : PUPR Jangan Lepas Tangan, Selesaikan Itu !!

Pemerintahan

Simpang Siur Soal PDP Covid 19, Ini Penjelasan Jubir Pencegahan Dan Penanggulangan Covid 19