Bupati Nonjobkan Arif Sambudi, Hilman Gantikan Polres Tanjabbar Gelar Vaksinasi Massal Di Jajaran Polsek Muklis : Saya Sudah Rasakan Posisi Paling Bawah dan Buat Kopi Untuk Atasan Cabup Muklis Konsolidasi di Sejumlah Posko Relawan Masalah Sosial Dan Ekonomi Jadi Sasaran Utama Diselesaikan

Home / Advertorial

Rabu, 13 Juli 2022 - 19:30 WIB

Dinkes Tanjabbar Gelar Bimtek Keamanan Pangan

KUALATUNGKAL- Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjab Barat Gelar Bimtek Bagi Kader Keamanan Pangan Seksi Kefarmasian Dinas Kesehatan Kab. Tanjung Jabung Barat pada tanggal 13-14 Juli 2022.

Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan kemandirian masyarakat dalam menjamin pemenuhan kebutuhan pangan yang aman sampai pada tingkat perseorangan dan memperkuat ekonomi diwilayah kecamatan. Selain itu juga untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan kader terhadap keamanan pangan serta menambah pengetahuan masyarakat tentang bahaya dan resiko pangan yang tidak memenuhi persyaratan keamanan pangan.

Kegiatan tersebut dihadiri 80 peserta terdiri dari Dharma Wanita Kabupaten, TP- PKK Kabupaten, TP-PKK Kecamatan, DFI di Puskesmas, Saka Bhakti Husada , HMI serta Guru Pembina UKS di sekolah

Dalam materinya, Puji Lestari S.Far. Apt menjelaskan materi tentang “Ayo Sadar Pangan Aman”. Keamanan Pangan sangat penting karena pangan adalah kebutuhan dasar manusia yang paling hakiki dan merupakan hak asasi setiap manusia. Pangan yang tidak aman dapat berdampak pada kesehatan, yaitu menyebabkan sakit dan keracunan akibat pangan serta berdampak pada perekonomian, baik bagi pelaku usaha, maupun bagi konsumen. Untuk itu, perlu praktik penanganan pangan yang baik agar pangan terhindar dari cemaran sekaligus mencegah penyakit akibat pangan.

BACA JUGA  Dr. Dedek Kusnadi : Budiyako Layak jadi Alternatip Calon Walikota Jambi

Penanganan pangan yang baik dapat dilakukan dengan “5 Kunci Keamanan Pangan“ yaitu menjaga kebersihan, memisahkan pangan mentah dengan pangan matang, memasak dengan benar, menjaga pangan pada suhu aman, serta menggunakan air dan bahan baku yang aman.

BACA JUGA  Kandidat Potensial, Safrial Siap Rebut Jambi 1

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Tanjabbar, Zaharuddin SKM menyebutkan bahwa Pemerintah berperan dalam membuat regulasi pengawasan obat dan makanan.

” Pelaku usaha bertanggung jawab untuk menjamin keamanan obat dan makanan yang diproduksi, sedangkan masyarakat dituntut untuk menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih produk yang akan digunakan atau dikonsumsi, ” Ujar Kadiskes Tanjabbar.Hal ini

Dia berharap dengan diselenggarakannya Bimbingan Teknis Kader Keamanan Pangan ini, melahirkan Kader Keamanan Pangan yang dapat memberdayakan komunitas masyarakat serta mengimplementasikan keamanan pangan dilingkungannya secara mandiri.

” Untuk mewujudkan hal tersebut, kader ditugaskan untuk melakukan penyebaran informasi mengenai keamanan pangan melalui kegiatan sosialisasi kepada masyarakat, ” tukasnya.(Adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Salah Satu Kunci Sukses, UAS Sebut Jaga lah Kemaluan

Advertorial

Politikus Muda Ini,Miliki Kans Maju Dipilkada 2024

Advertorial

Harrifar Syafar, Ajudan Prabowo Ini Guncang Tanjabbar

Advertorial

KONI Tanjabbar Sambut Kedatangan Atlet Peraih Medali PON Papua

Advertorial

Besok, Menwa Sat 010 Stai An-Nadwah Gelar Silaturahmi Dan Bukber

Advertorial

Dukungan Datang Silih Berganti, Hamsah Bulatkan Niat Maju Pilkada Tanjabbar

Advertorial

Residen Permai Beri Keringanan DP Untuk 10 Pemesan Pertama

Advertorial

Tokoh Ulu Desak Hamsah Turun Pilkada Tanjabbar