Bupati Nonjobkan Arif Sambudi, Hilman Gantikan Polres Tanjabbar Gelar Vaksinasi Massal Di Jajaran Polsek Muklis : Saya Sudah Rasakan Posisi Paling Bawah dan Buat Kopi Untuk Atasan Cabup Muklis Konsolidasi di Sejumlah Posko Relawan Masalah Sosial Dan Ekonomi Jadi Sasaran Utama Diselesaikan

Home / Insfrastruktur

Selasa, 26 Februari 2019 - 17:36 WIB

Dari Mana Muasal Anggaran Perbaikan Jaringan Pipa Lama?

Syarifuddin AR : Cukup Hendri Sastra, Jangan Ada Lagi Korban Ambisi.

KUALATUNGKAL-jAmbivalen.com- Proyek Air Bersih Kabupaten Tanjabbar yang tak kunjung selesai di 2 periode Bupati H. Safrial dan menelan hampir 1/2 Triliun rupiah APBD Kabupaten tanjabbar di khawatirkan akan kembali memakan korban pasalnya air bersih tak kunjung mengalir seperti yang telah dijanjikan dan kontroversi dana perbaikan pipanisasi lama saat ini dilaksanakan belum diketahui asal muasal sumber dana nya.

Sebelumnya, Hendri sastra telah di vonis pengadilan negeri jambi terkait kasus pipanisasi air bersih sementara Bupati  melenggang tanpa ada pemeriksaan meski namanya terang terangan di sebut Hendri sastra selaku penerima fee sebesar 20% dari anggaran pengadaan pipanisasi dalam fakta persidangan.

Terpisah, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Tanjabbar, Syafrun, ST mengakui bahwa sampai saat ini air bersih belum mengalir dikarenakan adanya kendala teknis yang dihadapi dilapangan. “Kalau mengacu pada kegiatan 2018 pekerjaan sudah selesai, hanya saja disaat ingin di koneksikan denga pipa yang lama ada kebocoran pada pekerjaan pipa yang lama,” Tukas Syafrun.

BACA JUGA  Surat " SAKTI " Sekda Hentikan Semua Proses Pengadaan Barang/Jasa

Menurut pengamat pembangunan dan pemerintahan, Syarifuddin. AR peningkatan akses jaringan pipa air bersih Rp.46,5 M dan peningkatan kapasitas IPA dan Intake Tebing Tinggi Rp.36,6 M telah berakhir di akhir 2018 sementara air bersih tak kunjung mengalir menjadi pertanyaan bersar di mata masyarakat Tanjab Barat. ” Jangan ada lagi korban ambisi air bersih, cukup masyarakat yang memakan janji palsu dari Bupati Safrial, ” Tegas Udin Codet sapaannya.

Menurutnya, perbaikan jalur pipa yang terdapat kerusakan dan saat ini masih dilaksanakan pekerjaan perbaikan tersebut tentu menjadi beban moral Kabid Cipta Karya DPUPR yang berusaha mewujudkan mimpi masyarakat akan air bersih. ” Kenapa menjadi beban moral! sebab harus mewujudkan mimpi yang telah dijanjikan sang Bupati, sementara perbaikan pipanisasi tersebut belum diketahui sumber dana  yang digunakan, ” bebernya.

BACA JUGA  Ahmad Safe'i : Soal Pembangunan, Jangan Anak Tirikan Seberang Kota

Lanjut Syarifuddin, saat ini (2019_red) anggaran air bersih tidak di anggarkan kembali sementara bila di hitung secara spesifikasi perbaikan pipanisasi yang terus di laksanakan oleh Kabid Cikar DPUPR sampai saat ini ditafsir mencapai Rp 1 Miliar . ” Dana dari mana untuk pengerjaan perbaikan pipanisasi lama?. Sementara perbaikan tersebut tidak termasuk dalam item pekerjaan peningkatan akses jaringan pipa air bersih Rp.46,5 M dan peningkatan kapasitas IPA dan Intake Tebing Tinggi Rp.36,6 M Tahun 2018, ” tambahnya.

Sampai berita ini di tayangkan, Bupati Tanjabbar, H. Safrial belum dapat di temui untuk mengklarifikasi dana yang digunakan dalam perbaikan pipanisasi lama yang saat ini mengalami kerusakan dan di tafsir mencapai Rp 1 miliar.(jA01)

Share :

Baca Juga

Insfrastruktur

Seberang Kota (Tanjabbar) Terisolir, Ini Solusi Muklis

Covid 19

Surat ” SAKTI ” Sekda Hentikan Semua Proses Pengadaan Barang/Jasa

Insfrastruktur

Jembatan Berubah Titian Sebatang Pinang Di Seberang Kota, Pemkab Kemana?

Insfrastruktur

Ingin Memiliki Rumah? Ikuti Program BP2BT Kementerian PUPR

Insfrastruktur

Tuntutan Penyelenggaraan Insfrastruktur Handal, PUPR Laksanakan Kapasitas Tenaga Terampil Jasa Kontruksi

Insfrastruktur

Tanpa Peralatan Pemancangan, Benarkah Ada Pengaturan Lelang?

Insfrastruktur

Kuat Dugaan Kaplingan Pengusaha Kuat, Hanya Ada Satu Penawar Proyek Gedung Banggar DPRD Tanjabbar

Insfrastruktur

Senin, Pimpinan DPRD Dan Pimpinan Fraksi Rapat Bahas Polemik Gedung Banggar DPRD