Bupati Nonjobkan Arif Sambudi, Hilman Gantikan Polres Tanjabbar Gelar Vaksinasi Massal Di Jajaran Polsek Muklis : Saya Sudah Rasakan Posisi Paling Bawah dan Buat Kopi Untuk Atasan Cabup Muklis Konsolidasi di Sejumlah Posko Relawan Masalah Sosial Dan Ekonomi Jadi Sasaran Utama Diselesaikan

Home / Covid 19

Sabtu, 18 April 2020 - 13:12 WIB

Dana Desa Bisa Untuk BLT, Ini Kata Direktur Sarpras Kemendes RI

KUALATUNGKAL– Dimasa pandemi corona ini, dampak sosial ekonomi masyarakat sangat begitu terasa, apalagi untuk masyarakat yang miskin yang tidak termasuk dalam mendapatkan program bantuan pemerintah seperti PKH dan bansos dari daerah.

Atas hal tersebut Pemerintah melalui Kementerian Desa dan PDTT RI mengeluarkan Permendes Nomor 11 Tahun 2020 dengan Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2020 tentang Desa Tanggap COVID-19 dan Penegasan Program Padat Karya Tunai Desa sebagai operasional Permendes. Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk masyarakat miskin dan rentan miskin yang tidak mendapatkan bansos seperti PKH.

BACA JUGA  DPD Demokrat Tanjabbar Dan Fraksi Demokrat Serahkan Bantuan Ke Tim Medis RSUD Daud Arif.

” Iya, bisa digunakan dana desa untuk BLT kepada masyarakat miskin yang terkena dampak corona ini, namun yang belum mendapatkan bansos seperti PKH dan yang tidak mendapatkan bansos dari daerah, ” Ujar H.Muklis, Direktur Sarpras Kemendes PDTT RI.(18/04)

Atas hal ini, Kata Muklis, jangan sampai masyarakat yang terdampak secara ekonomi tidak tersentuh oleh pemerintah baik itu pusat maupun daerah.

” Dampak ekonomi masyarakat ini yang juga menjadi perhatian kita semua, sehingga selama masa pandemi corona ini masyarakat bisa bertahan dan mendapatkan bantuan dari pemerintah khusus masyarakat yang miskin maupun rentan miskin, ” Ungkapnya.

BACA JUGA  Cegah Corona, RAPI 03 Tanjabbar Semprotkan Disenfektan Di Rumah Ibadah, Sekolah dan Tempat Umum

Lanjut Muklis, besaran dana desa yang boleh dipergunakan untuk BLT diantara nya desa penerima dibawah Rp 800 juta itu mengalokasikan 25 persen, desa yang menerima dana desa Rp 800- Rp 1,2 M itu maksimal 30 persen untuk BLT dan desa yang lebih dari Rp 1,2 M menerima dana desa itu 35 persen untuk BLT nya.

” Kita minta kepada para kades agar betul betul mendata masyarakat nya, jangan sampai ada yang tidak tersentuh bantuan dari pemerintah, ” tukasnya.(red)

Share :

Baca Juga

Covid 19

Pasca Perkada Mendahului, Gapensi Pertanyakan Soal Kegiatan Fisik.

Covid 19

Bantu Tim Medis Atasi Corona, SR 12 DU Jambi Sumbang VCO dan Hand Sanitizer

Covid 19

Akhirnya Pemkab Tanjabbar ” Melok ” Instruksi Mendes PDTT RI

Covid 19

Ditengah Pandemi Corona, Pemkab Justru Jor-Joran Tenderkan Mega Proyek.

Covid 19

Wajar Tenaga Medis Puskesmas Teriak Kekurangan APD dan Bahan Kesehatan Lainnya, Ini Alokasi Anggarannya.

Covid 19

Muklis : Tak Dibenarkan Ada Titipan Nama Penerima BLT Dana Desa Diluar Musyawarah Khusus Desa

Covid 19

Di Prediksi DPRD Tak Akan Mampu Batalkan Proyek Gedung Banggar

Covid 19

Soal Isu Positif Kontak Erat, Ini Penjelasan YH