Bupati Nonjobkan Arif Sambudi, Hilman Gantikan Polres Tanjabbar Gelar Vaksinasi Massal Di Jajaran Polsek Muklis : Saya Sudah Rasakan Posisi Paling Bawah dan Buat Kopi Untuk Atasan Cabup Muklis Konsolidasi di Sejumlah Posko Relawan Masalah Sosial Dan Ekonomi Jadi Sasaran Utama Diselesaikan

Home / Pemerintahan

Jumat, 5 April 2019 - 09:19 WIB

Air Bersih Masih Dilema, Riview RISPAM Justru Telah Masuk Proses Pelelangan

KUALATUNGKAL – jAMBIVALEN.COM. Pengadaan air bersih guna memenuhi kebutuhan pokok Masyarakat Tanjab Barat yang selama ini mengkonsumsi air berwarna kecoklatan dan sedikit agak lengket belum dinikmati masyarakat Tanjab Barat dengan menghabiskan dana APBD mencapai 1/2 Triliyun rupiah yang menurut Bupati Tanjab Barat akan mengalir di akhir tahun 2018.

Pemkab Tanjab Barat kini justru telah melelangkan pekerjaan Riview (Peninjauan Ulang_ red) Penyusunan Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM) dengan pagu 600 juta rupiah yang dilelangkan melalui portal LPSE Pemerintahan Kab. Tanjab Barat.

BACA JUGA  Direktur Sarpras Kemendes Ikut Bagikan BLT Dana Desa Tahap IV Door to door di Desa Bramitam Raya

Riview (peninjauan ulang_red) Penyusunan Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM) merupakan rencana pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) secara umum, baik sistem dengan jaringan perpipaan maupun bukan jaringan perpipaan serta menjadi pedoman bagi Pemerintah dalam mengembangkan SPAM di daerah dengan tujuan untuk memperoleh gambaran terhadap kebutuhan air baku, kelembagaan, rencana pembiayaan, rencana jaringan pipa utama, dan rencana perlindungan terhadap air baku untuk jangka panjang.

Selain itu adanya rencana induk pengembangan SPAM bertujuan untuk mendapatkan izin prinsip hak guna air oleh Pemerintah.

BACA JUGA  Jangan Ada Kesan Tebang Pilih Pangkas Kegiatan Fisik Yang Sudah Berjalan

“Lebih baik fokus dulu ke air bersih program prioritas yang sudah lewat 3 bulan dari komitmen. Jangan terus memaksakan, sesuatu yang dipaksakan itu hasilnya akan mengecewakan. Contoh didepan mata.” Ungkap ketua LSM Petisi, Syarifuddin. AR.

Menurutnya, menambah anggaran air bersih agar dapat memenuhi hajat orang banyak tidaklah salah. Biarlah terlambat dari pada tidak sama sekali.

“Tambahkan saja anggaran air bersih agar tak menjadi total lost dengan menjual kembali alasan untuk kepentingan masyarakat, lalu siapkan pejabatnya untuk menambah daftar terpidana. Insya allah berkah.” cetusnya. (St*2)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Miris !! Pemkab Tanjabbar Belum Lunasi Hutang Pihak Ketiga

Pemerintahan

Perabot Rumdis Bupati Itu Bukan Digelapkan, Tapi Sudah Dilelang Penunjukan Langsung

Advertorial

Sebanyak 8 PJS Kades Di Kecamatan Pengabuan Lantik, Ini Nama Namanya

Pemerintahan

H Muklis : Pembangunan Berkualitas Harus Didukung Data Yang Berkualitas

Pemerintahan

Lagi, Demo Air Bersih. Dirman : Bupati Jangan Jadi Pengecut !!

Pemerintahan

Tertatih Dapat Akreditasi Paripurna, RSUD Daud Arif Dituntut Benahi Struktur Organisasi

Pemerintahan

Terkait Instruksi Mentan, Yogie Saiful : Bupati Itu Harus Nya Pikirkan Jeritan Petani, Kurangi Kegiatan Seremonial !!

Pemerintahan

Direktur Sarpras Kemendes Ikut Bagikan BLT Dana Desa Tahap IV Door to door di Desa Bramitam Raya