Bupati Nonjobkan Arif Sambudi, Hilman Gantikan Polres Tanjabbar Gelar Vaksinasi Massal Di Jajaran Polsek Muklis : Saya Sudah Rasakan Posisi Paling Bawah dan Buat Kopi Untuk Atasan Cabup Muklis Konsolidasi di Sejumlah Posko Relawan Masalah Sosial Dan Ekonomi Jadi Sasaran Utama Diselesaikan

Home / Pemerintahan

Senin, 28 Januari 2019 - 15:34 WIB

Ada Resiko Hukum Ketika PNS Koruptor Tetap Dipekerjakan, Di Kab Tanjab Barat Ada Dan Memiliki Jabatan Lho..

Kuala Tungkal – Jambivalen.com. Kepala daerah atau pejabat instansi/lembaga selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) akan memiliki resiko hukum jika sengaja tidak memecat Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terbukti korupsi hal itu disebut Febri Diansyah, juru bicara KPK di Jakarta, Rabu (23/1)

Menurutnya, jika sengaja membiarkan atau tetap mempekerjakan PNS koruptor, maka terjadi kerugian keuangan negara. “Perlu diingat, kalau kesengajaan untuk tetap mempekerjakan para PNS yang sudah terbukti melakukan korupsi berdasarkan putusan berkekuatan hukum tetap, maka ada risiko gaji yang dibayarkan itu sebagai kerugian negara,” tandasnya.

BACA JUGA  Ditunjuk Kemendagri Jadi Narsum, Ini Kata Muklis

Sementara diketahui, di Kabupaten Tanjung Jabung Barat masih tetap terlindungi PNS mantan napi koruptor dan penyalahgunaan wewenang yang ada kaitannya dengan jabatan (pemalsuan KTP.red) yang telah mendapatkan hukuman tetap dari pengadilan sebagai terpidana dan telah menjalani hukuman tapi tetap aktiv menjadi PNS bahkan diberi jabatan strategis oleh Pemkab Tanjab Barat.

“Hal ini yang kita sesalkan dari Bupati Syafrial selaku Pejabat Pembina Kepegawaian Daerah yang tetap mempertahankan Eks bang napi dan bahkan memberikan jabatan strategis pada pemerintahannya sehingga dengan sendirinya telah mencederai visi dan misi Bupati Syafrial dalam menciptakan Good Goverment and Clean Goverment.” Ungkap ketua LSM-Petisi, Syarifuddin. AR.

BACA JUGA  Kebiasaan, Tanjabbar Antar LKPD Ke BPK Di Batas Akhir.

Menurut Syarifuddin masih dipertahankannya PNS Eks bang napi yang diberikan jabatan strategis akan melemahkan kinerja dan persaingan PNS dalam meniti karir. ” kenapa tidak, tak perlu serius dalam kinerja bila seorang Eks bang napi saja bisa menduduki jabatan strategis. Ada apa dengan Pemerintahan Kabupaten Tanjung Jabung Barat ini.?” timpal syarifuddin. AR. (J-A02)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Istri Digadang Maju Pilkada, Safrial Stunami Ratusan Pejabat !

Pemerintahan

Atasi Masalah Listrik Dan Air Bersih Pedesaan, Muklis Bakal Buat Pilot Project Di Tanjabbar.

Pemerintahan

Safrial : Tanjabbar Kehilangan Tokoh Ulama Besar, Semoga Kita Diberi Ketabahan.

Pemerintahan

Rangkaian HUT RI Dan Kabupaten, Pemkab Tanjabbar ” Minta-Minta ” Ke Perusahaan !

Pemerintahan

Covid 19 Di Tanjabbar 1 PDP, 2 ODP

Pemerintahan

Di Masa Pemerintahan Anwar Sadat, Sekretaris DLH Disinyalir Monopoli Jabatan PPK

Pemerintahan

APBDP 2020, PU Tanjabbar Gelontorkan Rp 8 Miliar Swakelola Perbaikan Jalan

Pemerintahan

Di Apel Pagi, Wabup Marahi Oknum ASN Dekat Bupati Jangan Coba Atur Proyek APBD.