Muklis : Saya Sudah Rasakan Posisi Paling Bawah dan Buat Kopi Untuk Atasan Cabup Muklis Konsolidasi di Sejumlah Posko Relawan Masalah Sosial Dan Ekonomi Jadi Sasaran Utama Diselesaikan Dikasih Makan Tak Wajar, Pasien Positif Covid 19 Juga Pertanyakan Hasil Uji Swab Sebelum Pensiun, Muklis Sudah Masukan Master Plan Pengembangan Kawasan Pelabuhan Serdang Dan Tungkal Ulu ke Kementerian Perhubungan

Home / Parlemen / Pemerintahan

Rabu, 10 Februari 2021 - 13:46 WIB

Polemik Hutang Ke Pihak Ketiga, Waka DPRD : PUPR Jangan Lepas Tangan, Selesaikan Itu !!

Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat, H.Syafril Simamora SH

Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat, H.Syafril Simamora SH

KUALATUNGKAL- Polemik belum diselesaikan nya sisa pembayaran proyek Sheetpile, Mess Jogja dan Arena Mini Road Race sampai saat ini mendapat tanggapan keras dari Wakil Ketua DPRD Tanjabbar, Syafril Simamora.

Menurut nya, rekanan memang berhak menuntut sisa pembayaran yang belum dibayarkan oleh Pemkab terhadap pekerjaan proyek yang sudah dilaksanakan.

” Jangan sampai pemerintah memakan hak dari rekanan, kalau pekerjaan nya sudah selesai 100 persen ya harus dibayarkan sisa nya, ” Ujar Ucok Mora Sapaannya.(9/2)

Soal mekanisme penganggaran tentu pemkab yang lebih tahu, Sekda selaku ketua TAPD tidak bisa hanya berdiam ini sudah berjalan 2 tahun dan tak kunjung dibayarkan juga. Silakan diajukan ke DPRD untuk dibahas sisa pembayaran yang belum dibayarkan.

” Semua ini ada aturan nya, silakan saja ajukan sesuai dengan mekanisme bagaimana sistem pembayaran nya nantinya, dengan lewat penganggaran APBDp 2021 ini, ” Ungkapnya

Dia menambahkan, harus nya dinas PU itu sebagai owner dari proyek lebih pro aktif dalam menyelesaikan sisa pembayaran ini.

” Kalau PU nya tidak ada mengajukan bagaimana ini bisa diselesaikan, “  tukasnya

Sebelumnya diberitakan, Proyek Sheetpile pada tahun anggaran 2019 dengan nilai kontrak 14.401.913.832 yang fisik nya sudah dikerjakan 100 persen oleh pihak rekanan dari PT. Bangun Yodya Persada, namun pemkab tanjabbar belum melunasi pembayaran semua nya. Pasalnya pembayaran baru sebesar 90 persen sehingga pemkab masih terhutang ke pihak perusahaan sebesar Rp 1,4 miliar, Proyek Mess Jogja tahun 2019 yang belum diselesaikan sisa pembayaran sebesar Rp 513 Juta dan proyek arena mini roadrace.

Dari data yang dihimpun media ini, Sekda Tanjabbar selaku Ketua TAPD Tanjabbar melayangkan surat kedinas PUPR Tanjabbar tanggal 8 september 2020 terkait usulan sisa penggaran pekerjaan Sheetpile dan Mess Jogja pada APBDP tahun 2020. Dan meminta dinas PUPR Tanjabbar melakukan koordinasi dengan Inspektorat untuk melakukan konsultasi dengan BPK.(red)

BACA JUGA  Enggan Hadapi Ratusan Pendemo, Bupati Utus Asisten Temui Pendemo Diluar

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

H.Muklis : Embung Untuk Tingkatkan Produksi Pertanian.

Pemerintahan

Jangan Ada Kesan Tebang Pilih Pangkas Kegiatan Fisik Yang Sudah Berjalan

Pemerintahan

Kursi Panas Kadis Perkim Tak Diminati, Lelang Jabatan Ditunda!

Pemerintahan

Paduan Suara Tanjabbar Wakili Di Tingkat Nasional.

Pemerintahan

Porkab Ke IV Tahun 2019 Tanjabbar Dinilai Cacat Hukum

Pemerintahan

H Muklis : Pembangunan Berkualitas Harus Didukung Data Yang Berkualitas

Pemerintahan

Lagi, Demo Air Bersih. Dirman : Bupati Jangan Jadi Pengecut !!

Pemerintahan

Lusa, Bupati Tanjabbar Diperiksa KPK