Muklis : Saya Sudah Rasakan Posisi Paling Bawah dan Buat Kopi Untuk Atasan Cabup Muklis Konsolidasi di Sejumlah Posko Relawan Masalah Sosial Dan Ekonomi Jadi Sasaran Utama Diselesaikan Dikasih Makan Tak Wajar, Pasien Positif Covid 19 Juga Pertanyakan Hasil Uji Swab Sebelum Pensiun, Muklis Sudah Masukan Master Plan Pengembangan Kawasan Pelabuhan Serdang Dan Tungkal Ulu ke Kementerian Perhubungan

Home / Pemerintahan

Rabu, 27 Maret 2019 - 13:04 WIB

Teruskan GOR, Sempurnakan WFC Dan Balai Adat..!

KUALATUNGKALjAmbivalen.com- Di masa pemerintahan sebelum nya telah dibangun destinasi wisata berupa anjungan pengabuan permai (WFC_red)  dan Balai Adat, tidak dapat dipungkiri saat ini WFC menjadi salah satu destinasi wisata yang sering dikunjungi masyarakat kuala tungkal maupun masyarakat luar kualatungkal. Hanya saja itu ada mesti disempurnakan agar lebih dapat menarik perhatian masyarakat.

” Kita minta bangunan seperti balai adat,  di buatkan taman,  sehingga balai adat terlihat asri dan tentunya akan menambah daya tarik wisatawan.  Tidak seperti saat ini gersang.

Begitu juga dengan WFC untuk melengkapi sarana seperti sarana ibadah dan toilet nya, ” Ujar Syarifudin atau biasa disapa Bujang Maksum.

Selain itu katanya, Kabupaten ini belum ada memiliki sarana olahraga yang memadai, pada periode kepemimpinan Usman- Katamso memang sudah dianggarkan untuk pembangunan Gelangang Olah Raga (GOR) hanya belum selesai dan terhenti pembangunan di masa pemerintahan Safrial-Amir ini.

” GOR itu sangat penting, ya  kita minta untuk di selesaikan,  dengan adanya GOR itu tanjabbar bisa menjadi tuan rumah pada even even beberapa cabor.  Sehingga bisa menambah pendapatan masyarakat dan tentunya PAD, ” Ungkapnya.

BACA JUGA  Atasi Masalah Listrik Dan Air Bersih Pedesaan, Muklis Bakal Buat Pilot Project Di Tanjabbar.

 

Untuk ilustrasi, Kata Ketua Harian KONI ini, Di tanjabbar ini ada 28 cabang olah raga. 5 cabang olah raga saja dilaksanakan di tanjabbar,  seperti kejurda atau kejurprov.  ” Hitung saja kita ambil rata rata saja setiap cabor menggunakan dana 30 jt.  Kita kali 10 kabupaten sebesar 300 juta.  Kita kali 5 cabor sebesar 1,5 m. Uang yg beredar di tanjabbar, ” tukasnya.

BACA JUGA  Janggal, Perbaikan Jaringan Pipa Lama Gunakan Dana " Misterius" !!

Terpisah, Anggota DPRD Tanjabbar, Dedi Hadi menyebutkan, untuk tahun ini sudah dianggarkan pengecatan untuk WFC tersebut, mengenai saran untuk dibangunkan sarana ibadah dan toilet nanti akan dilanjutkan ke OPD

” Terima kasih atas sarannya,terkait hal tersebht pasti kita sarankan selanjutnya kepada dinas dalam rangka penyempurnaan,terkait hal itu juga DPRD telah mengesahkan PERDA kepariwisataan, ” (jA01)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Mengabdi Selama 30 Tahun di Birokrasi, Muklis Dapat Penghargaan Presiden

Pemerintahan

Jelang Tayang Paket Tebas Bayang, Kabid Pengairan PU Dikosongkan.

Pemerintahan

Enggan Hadapi Ratusan Pendemo, Bupati Utus Asisten Temui Pendemo Diluar

Pemerintahan

Disinyalir “ Labrak” SE BKN, Cipto Melenggang Bebas Jabat Plt Kadis Perkim

Pemerintahan

Aneh, Dua Catar STTD Jalur Pembibitan Daerah Tanjabbar Lulus Berasal Dari Kota Jambi.

Pemerintahan

Canangkan WBK Dan WBBM Untuk Cegah Korupsi Di Birokrasi

Pemerintahan

Koni Tanjabbar Gelar RAT Tahun 2020

Pemerintahan

Evaluasi APBD 2020 Mulus, Ketua DPD PAN Tanjabbar Apresiasi Tim TAPD