Muklis : Saya Sudah Rasakan Posisi Paling Bawah dan Buat Kopi Untuk Atasan Cabup Muklis Konsolidasi di Sejumlah Posko Relawan Masalah Sosial Dan Ekonomi Jadi Sasaran Utama Diselesaikan Dikasih Makan Tak Wajar, Pasien Positif Covid 19 Juga Pertanyakan Hasil Uji Swab Sebelum Pensiun, Muklis Sudah Masukan Master Plan Pengembangan Kawasan Pelabuhan Serdang Dan Tungkal Ulu ke Kementerian Perhubungan

Home / Pemerintahan

Selasa, 26 Maret 2019 - 12:25 WIB

Bupati Safrial Kecewa Kepada Gubernur, Namun Masyarakat Tanjabbar Lebih Kecewa Kepada Bupati.!

KUALATUNGKAL-jAmbivalen.com-Kekecewaan Bupati Tanjabbar, H. Safrial disampaikan langsung dalam sambutannya pada pembukaan Musrembang RKPD Tanjabbar Tahun 2020 terkait pengembangan jalan dari Simpang Teluk Nilau sampai ke Tebing Tinggi yang ditargetkan selesai dalam tiga tahun pertama kepemimpinan Gubernur Jambi.

“Yang ada di sini yang mewakili dari Jambi, tolong sampaikan ke pak gubernur, saya sangat kecewa dengan pemerintah provinsi. Ini komitmen Gubernur Zumi Zola, saya katakan, pak gubernur jalan provinsi dari kilometer 35 sampai ke Tungkal sudah saya rubah menjadi jalan nasional. Sekarang kami minta tolong di masa jabatan Bapak ini simpang Teluk Nilau sampai ke Tebing,” katanya.

Kekecewaan Safrial dikarenakan didapatkannya informasi bahwa pengembangan jalan tersebut tidak masuk dalam program Pemprov pada tahun 2019 ini. Sehingga tiga tahun pertama tersebut dimungkinkan tidak akan tercapai, sebab pembangunan jalan tersebut tidak masuk dalam program provinsi tahun 2019. Oleh karena itulah dia sangat kecewa dengan Pemprov Jambi.

BACA JUGA  Pemkab Tanjabbar Terkesan " Zholim " Terkait Belum Dibayarnya Hutang Pihak Ketiga

Namun Bupati H. Safrial tidak berkaca saat mengungkapkan kekecewaan tersebut seolah menutup mata akan kekecewaan masyarakat Tanjabbar Yang selama 2 periode kepemimpinannya menanti mengalirnya Air Bersih yang menjadi program unggulannya selama 2 periode dan menghabiskan APBD mencapai 500 Miliayar.

“Kecewanya Bupati atas pengembangan jalan tak sekecewa masyarakat Tanjabbar yang selama 2 periode kepemimpinannya menanti program unggulan Bupati untuk mengalirkan air bersih. Bahkan yang di sampaikannya bahwa air bersih akan mengalir di akhir tahun 2018 sampai hari ini tidak terbukti.” Ungkap Fahrurozi yang merupakan salah satu caleg dapil I dari partai hanura ini.

BACA JUGA  Bupati Anwar Sadat Percayakan Yon Heri Jabat Plt Kadis Perkim

Fahrurozi juga mengungkapkan bahwa kebutuhan masyarakat Tanjabbar akan air bersih adalah suatu kewajiban yang harus segera di selesaikan oleh Bupati dengan sisa 2 tahun kepemimpinannya ini.

“Seharusnya Bupati bercermin dahulu sebelum mengungkapkan kekecewaannya, sebab mulai dari sudut kota, media sosial, aktivis, ormas, dan bahkan para tua tengganai Tanjabbar terkecewakan atas apa yang sudah menjadi komitmen H. Safrial selama 2 periode kepemimpinannya.” ungkapnya di hotel borobudur, jakarta. (jA01/st*2)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Disaat Petani Menjerit Harga Kelapa Anjlok, Bupati Hadiri Festival Kelapa Internasional Ke 3 Di Bali.

Pemerintahan

Bupati Sentil Pejabat Yang Doyan “DL”

Pemerintahan

56 Kades Terpilih dilantik, Ini Pesan Direktur Sapras Kemendes

Pemerintahan

Beredar Pesan Berantai Ancaman Potong TPP Dan Honor Yang Tak Vaksin

Pemerintahan

Evaluasi Pengolahan Data Sarana Dan Prasarana, Ini Pesan Muklis

Pemerintahan

Dugaan Penyerobotan Tanah, Ormas Rajawali Geruduk Kantor Bupati Tanjabbar

Pemerintahan

Kelompok Tani Minta Pemkab Tanjabbar Serius Urus Masyarakat Soal Konsesi Lahan

Pemerintahan

Edi Sunardi : Sudah Sejak APBDp 2020 Diusulkan ke TAPD Soal Sisa Pembayaran Proyek Sheetpile