Bupati Nonjobkan Arif Sambudi, Hilman Gantikan Polres Tanjabbar Gelar Vaksinasi Massal Di Jajaran Polsek Muklis : Saya Sudah Rasakan Posisi Paling Bawah dan Buat Kopi Untuk Atasan Cabup Muklis Konsolidasi di Sejumlah Posko Relawan Masalah Sosial Dan Ekonomi Jadi Sasaran Utama Diselesaikan

Home / Opini Redaksi

Senin, 27 Februari 2023 - 16:02 WIB

2 Tahun Memimpin Miskin Gagasan Tapi Hobi Plesiran !!

Opini Redaksi 

Hari Ini Genap sudah 2 tahun kepimpinan Bupati Anwar Sadat bersama Wakil nya Hairan, banyak catatan negatif yang terangkum selama 2 tahun ini menjadi penguasa wilayah. Tak terlihat gagasan besar untuk level seorang kepala daerah untuk memajukan daerah yang dipimpin nya. Sejauh ini sipat nya hanya formalitas seremonial belaka. Bahkan terkesan rutin hampir setiap minggu plesiran dinas keluar daerah dengan berkedok macam macam perihal seperti konsultasi, audensi.

Ada beberapa catatan blunder yang dilakukan langsung oleh Bupati Tanjabbar yang sudah dirangkum media ini selama 2 tahun menjabat sebagai Bupati.

  • Dimasa pemerintahan sekarang ini memang boleh dikatakan tatanan pemerintahan bobrok dan hancur lebur karena pemerintahan dipimpin oleh orang yang tak paham pemerintahan, hasil nya bisa terlihat diawal pemerintahan nya Anwar Sadat melakukan blunder fatal dengan mendantangani pembagian sumur migas dengan seteru wilayah tanjab timur, dan itu tidak pernah dilakukan oleh Bupati terdahulu.
BACA JUGA  Lelang Jabatan Jangan Dijadikan Ajang Suap

 

  • Mendapatkan 3 kali teguran KASN yang berujung pengembalian pejabat yang dinonjobkan tanpa prosedur

 

  • Memberhentikan direktur kepatuhan dan manajemen risikopada BPR Sintha Dewi Agustina dan dinyatakan oleh pengadilan negeri dan pengadilan tinggi jambi Cacat hukum, walaupun belum inkrah karena Bupati mengajukan kasasi ke MA

 

  • Turun nya tim KASN ke Kota Kuala tungkal melakukan investigasi khusus terkait tidak dilantik nya beberapa pejabat eselon II yang sudah lelang jabatan

 

  • Disinyalir mengunakan basnaz untuk kepentingan pencitraan politik nya untuk 2024

 

  • Jarang ngantor padahal miliaran anggaran untuk merehab ruang kerja nya dan beberapa ruangan lain nya.

 

  • Sering keluar daerah dengan sengaja mencari cari perihal untuk dinas sedangkan setiap dinas luar nya tidak terlihat urgensi dan manfaat yang didapat untuk kepentingan daerah, karena tidak sedikit anggaran daerah untuk menunjang perjalanan dinas nya.
BACA JUGA  Antara Reputasi Dan Prestasi Anwar Sadat

 

  • Temuan BPK sebesar Rp 13,8 M terkait honorarium didalam nya termasuk juga temuan honorarium untuk Bupati

Masyarakat sangat menantikan pemimpin nya itu bekerja untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat yang dipimpin nya bukan untuk kepentingan pribadi belaka dan kolega kolega nya.

Karena sama sama kita ketahui kabupaten tanjabbar masih kuat diposisi teratas yang di cap sebagai kabupaten termiskin. Tidak ada sama sekali gebrakan besar untuk menurunkan angka kemiskinan dan membuka lapangan kerja untuk mengurangi angka penganguran karena setiap tahun angka pengangguran meningkat sedangkan pembukaan lapangan kerja tidak ada.

Lalu dimana mencetak entrepreuner muda, dimana cetak sawah 1000 ha/tahun. Yang ada suguhan acara acara seremonial menjadi tontonan bagi masyarakat dengan simbol BERKAH (***)

Penulis : Pemimpin Redaksi Jambivalen.Com

Share :

Baca Juga

Opini Redaksi

Lelang Jabatan Jangan Dijadikan Ajang Suap

Opini Redaksi

Drama Dibalik Konflik SUMUR Migas !!

Opini Redaksi

Antara Reputasi Dan Prestasi Anwar Sadat